Tuesday, October 6, 2020

Jenis Aki/Accu/Accumulator dan Voltase Charger

Jenis aki menurut pembuatannya: aki basah konvensional, aki hybrid, aki kalsium, aki kristal, aki sealed (FLA), aki MF, dll

Jenis aki menurut pemakaiannya: aki starting dan aki deep cycle. Aki starting dirancang untuk menghasilkan energi yang besar dalam waktu singkat, seperti di sepede motor dan mobil. Sedang aki deep cycle dirancang untuk menghasilkan energi yang stabil dalam waktu panjang, seperti digunakan dalam sistem rumah surya. Deep Cycle ini dibagi menjadi VRLA, Gell Cell, AGM

Arus ideal pengisian aki adalah 10% dari kapasitas aki. Misal Aki 50 AH, maka idealnya adalah 5 Amper. Maka untuk mengisinya, butuh waktu 10 jam.

Aki bisa diisi dengan Amper lebih tinggi, maka akan cepat penuh, namun menyebabkan aki panas, mendidih, dan menjadi kurang awet. Misal dengan 20% dari kapasitas, yakni diisikan dengan laju arus 10Amper, maka akan penuh dalam 5 jam. 

Sedang untuk keawetan, bisa gunakan arus 5% dari kapasitas. Dalam kasus di atas, maka 2.5Amper. Yang tentu butuh waktu lebih lama untuk penuh, kisaran 20 jam.

Voltase Ideal Pengisian Aki pada charger bisa disett 110% sampai 115% bila menggunakan charger bersumber dari AC/PLN dari nominal Tegangan aki. Bila akinya 12Volt maka tegangan Charger harus berkisar antara 13,2 sampai 13,8Volt. Jika lebih maka akan terjadi over voltage sekaligus over charge. Jika kita menggunakan Power supply untuk charging cepat gunakan 15v, untuk charging aman gunakan 14v. Misal pakai PV, gunakan 18v dari Panel Surya langsung, tapi jangan lupa tiap malam dikuras/digunakan.

No comments:

Post a Comment